Jumat, 16 Desember 2011


Fikih Porno Sekte Wahhâbi-Salafy Musyrik, Khusus Buat Para Akhawat dan Ummahat Berfaham Salafi! 

Tak henti-hentinya kaum Salafy/Wahhabi selalu menggoyang perut kita dengan fatwa-fatwa porno aksi yang diramu untuk ummi atau ukhti Salafiyah yang mungkin ingin mendapatkan kepuasan seksual alternatif yang Syar’i…!
Kini, kehebatan fatwa porno para masyâikh Wahhâbi-Salafy dipersembahkan buat akhawat Wahhâbiyat-Salafiyat yang kesepian atau kurang mendapatkan kepuasan seks binalnya karena mungkin suaminya terlalu sibuk menghadiri halaqah taushiyahpara ustadz… bagi mereka para imam Salafi telah meramu fatwa yang halalan thayyiban!!
Perhatikan fatwa di bawah ini yang disajikan oleh Syeikhul Islam kaum Wahhabi Salafy; Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya Badai’u Fawaid:
.
badai'ul_fawaid_cover
.
badai'ul_fawaid_602
Pasal Tentang Onani
Jika seorang wanita tidak bersuami yang syahwatnya memuncak, maka sebagian ulama kami berkata, “Boleh baginya mengambil kulit lunak yang berbentuk batang dzakar atau mengambil ketimun atau terong berukuran mini lalu ia masukkan ke dalam (-ma’af-red ) kemaluannya.
.
Ibnu Jakfari:
Setelah fatwa di atas, sepertinya tidak ada alasan lagi bagi para aktifis Wahhabi Salafi kecuali begegas melaksanakannya agar dapat mengamalkan ajaran Islam secara kaffah!
Dan karena ini adalah fatwa para ulama Salafi maka saya tidak berani ikut campur mengomentari… Saya tidak berani mengatakan bahwa fatwa ini adalah terobosan bagus dalam dunia “seks islami” ala syari’at Wahhabi Salafi!!
Saya tidak berani mengatakan bahwa fatwa ini didasarkan pada pengalaman dan hasil poling yang dilakukan para ulama Salafi terhadap para akhawat yang kesepian dan syahwatnya menjadi-jadi!!
Tapi jika Anda mau berkomentar, silahkan!

Kamis, 15 Desember 2011

h1

Menurut Salafi MUSYRIK WAHABI: Merayakan Hari Khitan Anak Gadis Kita Boleh Hukumnya, tapi Merayakan Hari Maulid Nabi Saw. Bid’ah!!

Juli 9, 2010
Satu Lagi keanehan fatwa para ulama Salafi-Wahhabi!
Kaum Wahhabi Salafi selalu mengklaim sebagai penyelamat agama daari praktik-praktik bid’ah yang tidak pernah diajarkan Nabi saw…..
Menampakkan kegembiraan dengan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw. adalah Bid’ah…!  Haram hukumnya..! Bahkan bisa jadi dihukumi musyrik karenanya!!! Mengapa? Kerana Nabi saw. tidak mencontohkannya !
Anda boleh mengajukan seribu satu bukti bahwa praktik itu tidak termasuk kategori Bid’ah! Tetapi, jangan heran jika kaum Wahhabi-Salafi menolaknya mentah-mentah!!
Tapi anehnya, merayakan hari khitan gadis Wahhabi-Salafi boleh hukumnya… tidak bid’ah!!! Anehkan?!
Pasti Anda terheran-heran akan keganjilan fatwa Wahhabi-Salafi itu! Namun demikian kenyataannya… mazhab mereka selalu ditegakkan di atas keganjilan dan penyimpangan!
Untuk lebih jelasnya perhatikan kutipan di bawah ini:

..



Terjemah Teks Fatwa Lembaga Tertinggi Mazhab Wahhabi-Salafy – Arab Saudi
yang beranggotan para masyaikh kelas satu Wahhabi; Abdullah ibn Qa’ud (anggota), Abdullah ibn Ghadyan(anggota), Abdurrazzaq ‘Afifi(wakli) dan Abdul Aziz ben Baz -seorang ulama Wahhabi yang buta tapi cerdasnya luas biasa, kata pembebek Wahhabi-Salafi, dan bukti kecerdasan luar biasanya adalah fatwa di bawah ini- (Ketua):
Pertanyaan: Apahukumnya mengkhitan anak perempuan? Dan apa hukumnya menari dan bergembira serta merayakannya?
Jawab: Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas Nabi, keluarga dan sahabatnya. Hukum mengkhitan perempuan adalah disyari’atkan. Adapun menari, bergembira dan merayakannya, kami tidak mengetahui ada dasar untuk itu.
Adapun bersuka cita dan bergembira dengan pengkhitanan maka ia adalah sesuatu yang diajurkan dalam syari’ah. Sebab khitan adalah termasuk yang disyari’atkan. Allah telah berfrman: “Katakan dengan anugerah dan dengan rahmat Allah, maka kerenanyalah hendaknya kalian bergembira. Yang demikian itu lebih baik dari apa yang kalian kumpulkan.”
Dan khitan itu termasuk anugerah dan rahmat Allah. Maka tidak apa-apa hukumnya membuat makanan untuk moment itu sebagai ungkapan syukur kepada Allah.
.
Ibnu Jakfari berkata:
Sungguh luar biasa penyimpulan para masyaikh Wahhabi-Salafi…. selamat atas kaum yang memikili masyaikh yang cemerlang otaknya… lagi lincah ijtihadnya!!!
Merayakan hari kalahiran Nabi Rahmatan Lil ‘Alamin haram hukumnya… bid’ah hukumnya…. dosa melakukannya… haram membuat hidangan karena mereka anggap sama dengan sesajen… tapi membuat makana untuk dihidangkan dalam acara syukuran anak gadis kita yang baru dikhitan….masyru’. dianjurkan dalam syari’at!!!
Maaf! Saya tidak ingin berkomnentar lebih dari yang sudah saya katakan… setelahnya terserah Anda!!
h1

Wahabi Musyrik abaikan konsep rahmatan lil alamin



syaithon
ULAMA BUTA MUSYRIK
GERAKAN Wahabi pada awalnya merupakan gerakan permurnian (puritanisme) terhadap ajaran Islam yang mulai kehilangan elan vitalnya. Namun, pada titik tertentu, aktivis gerakan tersebut melakukan penyebaran ide dan gagasan baru tersebut dengan cara pemaksaan dan mengabaikan konsep Islam rahmatan lil alamin.
Hal itu diutarakan secara terpisah oleh pengamat Timur Tengah dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, Hasibullah Satrawi dan pemerhati social keagaaman Faisal Djindan kepada Indonesia Monitor, Kamis (20/8).
Menurut Hasibullah Satrawi, Muhammad bin Abdul Wahab sebagai pendiri aliran Wahabi menyebarkan permikirannya dengan menggunakan tangan kekuasaan Raja Saudi. Makanya Wahabi menjadi ajaran yang begitu kuat dan mayoritas di Arab Saudi.
Gerakan Wahabi bisa berkembang pesat di Timur Tengah karena ditunjang dengan modal yang penuh karena melimpahnya minyak di sana. “Wahabi mempunyai motif kekuasaan. Jadi, slogan pemurnian yang dibawa Wahabi sangat politis, sekaligus ekonomis, dan bekerjasama dengan penguasa, sehingga slogan pemurnian ala Wahabi bercorak otoritarianistik,” ujar Satrawi.
Gerakan Wahabi, kata dia, cenderung menghabisi semua tradisi-tradisi yang ada dan menganggap kelompok yang berbeda pandangan dengan mereka sebagai “kafir”. Karena gerakan ini tadinya bekerjasama dengan militer penguasa, maka ada pemaksaan, pemberantasan besar-besaran terhadap tradisi lokal.
Sebenarnya, kata dia, nuansa-nuansa ekstrem di tubuh Wahabi terjadi di tengah jalan yang cenderung menyalahkan pihak lain, clan mengkafirkan orang lain serta tidak toleran sama orang lain.
“Nah, ini yang kemudian berkembang di Indonesia. Karena budaya masyarakat kita kadang-kadang kurang selektif terhadap gerakan yang dibawa ke Indonesia, kemudian menjadi gerakan yang ekstrem seperti tindakan teror seperti sekarang,” paparnya.
Menurut Faisal Djindan, paham Wahabi sering disebut sebagai neo-Khawarij, yaitu paham yang timbul pada awal abad lahirnya Islam, persisnya di zaman kekhalifahan Ali bin Abi Thalib. Ciri mencolok dari paham ini adalah penuh kesalehan clan kehati-hatian dalam melaksanakan ibadah formal, pemahaman agama secara harfiah (tekstual), dan berlaku hitam-putih dalam pemahaman keagamaan yang berakibat mudah menuduh kepada yang selain mereka sebagai “kafir”, “sesat”, “ahli bid’ah”, dan sebagainya.
Setelah lima belas tahun memproklamasikan jihad mereka, kata Faisal, Wahabi sudah menguasai sebagian besar jazirah Arab, Hijaz, serta Yaman. Hal ini tidak terlepas dari cara-cara brutal, bahkan pemaksaan dengan ancaman senjata yang membuat setiap muslim saat itu terpaksa menerima praktik-praktik Wahabi. Salah satu agenda mereka adalah merobohkan makam-makam keluarga serta sahabat Nabi, situs-situs peninggalan sejarah Islam, semua itu dengan alasan untuk “pemurnian agama”.
“Dewasa ini jika kita mengunjungi Mekah atau Madinah, maka akan kita saksikan bagaimana tidak ada satupun dari bekas peninggalan Islam yang tersisa, karena sudah dirobohkan oleh mereka,” ujar Faisal Djindan.
Sejarah Wahabi, kata dia, tidakpernah pernah lepas dari aksi-aksi kekerasan, baik doktrinal, kultural, maupun sosial. Dalam penaklukan jazirah Arab tahun 1920, lebih dari 400 ribu umat Islam dibunuh. Selain itu, kekayaan dan para wanita dari daerah yang mereka taklukkan diambil sebagai pampasan perang.
h1

Biografi bin bazz Ulama Wahabi Musyrik Laknat

April 23, 2010

MUFTI WAHABI SYEIKH BINBAZ
NAMA : Abdul Aziz Bin Baz.
TAHUN LAHIR: 1912M.
TEMPAT LAHIR: Najd ( Riyadh ).
MENINGGAL DUNIA: 1999M.
KESILAPAN DALAM AQIDAH:
- Kafirkan Umat Islam.
- Mengkafirkan Umat Islam Di Mesir dan Bumi Syam.
- Tolak Akidah Yang Benar iaitu ‘ Allah Bukan Jisim ’.
- Berakidah Allah Berpenjuru, Berarah dan Bertempat.
- Mengkafirkan Umat Islam Al-Asya’irah.
- Menghina Nabi Muhammad.
- Menghina Nabi Muhammad Sebagai AUTHAN Iaitu Patung Berhala.
- Mengharuskan Pakai Lambang Salib Kristian.
- Mengkafikran Umat Islam Yang Tinggal Di Hijaz Dan Yaman.
- Berakidah Allah Duduk Atas Kerusi.
- Berakidah Zat Allah Di Atas Arasy.
- Berakidah Allah Mempunya Dua Belah Kaki Seperti Makhluk.
- Berakidah Allah Bercakap Macam Manusia Dengan Huruf Dan Suara.
- Banyak lagi…
PENYELEWENGAN DALAM FEQAH:
- Menganggap Amalan Sunat Sebagai Bid’ah.
- Haramkan Sebutan “ Sodaqallahu ‘Azhim ” Dan Menghukumnya Sebagai Sesat.
- Mengharamkan Pengunaan Tasbih Secara Mutlak.
- Mengharamkan Perkataan Wahhidullah.
- Mengharamkan Tawassul Secara Mutlak.
- Samakan Sambutan Maulid Nabi Dengan Yahudi & Kristian.
- Mengharamkan Potong Janggut Walaupun Untuk Kekemasan Diri.
- Mengharamkan Selawat Tertentu ke Atas Nabi.
- Tolak Hadith Nabi (Fadhilat Ziarah).
- Haramkan Wanita Bawa Kereta Secara Mutlak.
- Banyak lagi…
* Rujuk: http://www.binbaz.org.sa/
(*Dipetik dan disunting daripada laman ini. Sila lawat laman itu untuk dapatkan tulisan asal)
Katakan tidak kepada Wahabi
h1

Wahabi = Serigala Berbulu Domba.

Tulisan ini kiriman dari seseorang yang tidak mau disebutkan namanya. Judulnya saya ganti dengan “Wahabi: Serigala Berbulu Domba” mengingat serigala itu najis.
Terimakasih.
wassalam
Assalamu’alaikum wr. wb
Bismillahirrahmanirrahim
Dalam blog ini saya banyak membaca hujjah-hujjah yang menolak pendapat wahabi/salafy. Alhamdulillah. Semoga usaha ini diterima ALLAH sebagai amal ibadah. Saya ingin menyumbang untuk menguatkan lagi keyakinan kita dan kalau bisa, menggugat keyakinan para pengunjung blog ini yang masih percaya kepada wahabi/salafy.
Fakta-fakta sejarah a.l.:
1. Kerajaan pendukung utama gerakan wahabi/salafy, kerajaan Saudi, adalah suatu kerajaan yang berdiri dengan jalan perebutan kekuasaan dari Syarif Makkah (Syarif Hussain) oleh Ibnu Saud. Penjagaan Haramain sudah beratus tahun dipercayakan pada keturunan Rasulullah SAW. Padahal, paham wahabi sangat mengharamkan perebutan kekuasaan dari pemerintah yang sah. Mereka menerapkan hukuman mati untuk kudeta, tapi kerajaan mereka didirikan dengan cara ini.
2. Perebutan kekuasaan dilakukan dengan jalan perang, di mana pihak wahabi/Ibnu Saud dibantu langsung oleh orang kafir (Inggris) di antaranya seorang intelijennya yang terkenal bernama Lawrence ([Yahudi?] ada filmnya: Lawrence of Arabia). Jadi sejak awal, pendirian Kerajaan Saudi dibantu oleh orang kafir yang sangat dicurigai bahwa Yahudilah di belakang semua ini karena ketika itu kabinet Inggris sangat dipengaruhi Yahudi.
3. Dalam perang ini banyak terbunuh ulama-ulama ahlussunah terutama keturunan Rasulullah SAW. Memang paham wahabi sangat membenci keturunan Rasulullah SAW karena mereka tahu, salah satu pilar kekuatan umat Islam sebenarnya ada pada keberkatan keturunan Rasulullah SAW.
4.Setelah merebut kekuasaan dan mendirikan kerajaan Saudi, Ibnu Saud dan ulama-ulama wahabi berencana menghancurkan makam Baginda Rasulullah SAW. Usaha ini dihentikan setelah mendapat protes dari seluruh dunia. Dari Indonesia ada dikirim delegasi khusus dari NU yang diketuai KH. Wahab Hasbullah. Delegasi ini mengancam pemerintah Saudi agar menghentikan usahanya tersebut.
5. Kerajaan Saudi dan ulama-ulama wahabi di sana hingga saat ini tidak pernah diketahui jelas memusuhi Israel dan Amerika. Malahan, raja-rajanya berteman akrab dengan pemimpin-pemimpin Amerika.
6. Perusahaan-perusahaan minyak di Saudi sebagian besar adalah perusahaan Amerika yang nota bene milik orang Yahudi. Aramco dan lain-lain itu milik Yahudi semuanya.
7. Tokoh-tokoh kerajaan Saudi menyimpan uang rejeki minyaknya ke bank-bank Yahudi di Amerika, Swiss, dll. Tentu saja keuntungan dari perputaran uang ini tidak akan dipakai Yahudi untuk memajukan Islam bukan? Tentu tidak! Malah keuntungannya dipakai untuk menghancurkan Islam.
8. Saudi mengizinkan tanah haram dipakai sebagai pengkalan perang tentara kafir (Sekutu) untuk menghancurkan Iraq yang beragama Islam.
Dari sedikit fakta ini mestinya kita curiga. Adakah gerakan wahabi ini murni dari Islam? Ataukah memang ia dibentuk/disuburkan oleh Yahudi untuk menggerogoti Islam dari dalam?
Berdasarkan fakta sejarah tersebut, Wahabi merupakan bentukan Imperialis Inggris untuk -tunjuan jangka pendeknya- merampas tanah Hijaz dari kekhalifahan Turki Utsmani yang saat itu menjadi musuh utama Inggris di Timur Tengah. Adapun tujuan jangka panjangnya untuk menghancurkan Islam dari dalam.
Wahabi bukan satu-satunyua kelompok bentukan Inggris, ada Ahmadiyah di India dan Baha’i di Iran. Penyimpangan Wahabi dan Ahmadiyah bagi kelompok Sunni, identik dengan penyimpangan Baha’i bagi Syi’ah.
http://salafytulen.wordpress.com/category/artikel-wahabi/page/2/

Rabu, 14 Desember 2011

INILAH KELAKUAN WAHABI MUSYRIK YANG SANGAT SADIS

Dituduh Melakukan Sihir, Wanita Saudi Dipenggal

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH – Seorang wanita kebangsaan Arab Saudi menjalani hukuman penggal. Ia dinyatakan melakukan praktik 'ilmu sihir'. Menurut Kementerian Dalam Negeri-Saudi, eksekusi penggal untuk kasus ilmu sihir merupakan kali kedua di tahun ini.
Amina binti Abdulhalim Nassar, dieksekusi di provinsi al-Jawf, sebelah utara Arab Saudi pada Senin (12/12). Sebuah sumber yang dekat dengan kepolisian agama mengatakan pihak berwenang telah menggeledah rumah Nassar.
Mereka menemukan sebuah buku yang berisi tentang ilmu sihir, 35 kerudung dan botol gelas yang diduga untuk melakukan praktik sihir. Surat kabar Arab Al Hayat melaporkan bahwa Amina mengklaim bisa menyembuhkan penyakit dengan menjual jilbab dan tiga botol 'ramuan' seharga 1500 riyal, atau sekitar 400 dolar.
Dewan Amnesti International Timur Tengah dan Afrika Utara, Philip Luther mengutuk eksekusi penggal itu. "Ilmu sihir tidak termasuk sebagai kejahatan di Arab Saudi," ujar dia.
Ia menganggap hukuman penggal hanya pantas diganjar untuk tindak pidana ekstrem dan kejahatan yang serius. Ia menuding bahwa tuduhan sihir sering digunakan oleh pemerintah Saudi sebagai tabir untuk mengelabui praktik kebebasan berpendapat.
Amina bukanlah orang pertama yang dieksekusi karena sihir yang dituduhkan oleh pemerintah Saudi kepadanya. Sebelumnya, pada September, seorang pria Sudan dipenggal di kota Madinah setelah ditemukan bersalah atas kejahatan yang sama.
Amnesti Internasional menemukan sedikitnya 79 orang telah dihukum mati di Arab Saudi selama 2011. Jumlah ini tiga kali lebih banyak dibandingkan pada 2010.
Kelompok pegiat HAM mengutuk ketergantungan kerajaan pada hukuman mati yang kerap dilakukan negara ini. "Hukuman mati di bawah hukum internasional seharusnya hanya digunakan pada kejahatan yang paling serius," ujar Luther.

Rabu, 07 Desember 2011


Media Massa Saudi Bela Israel

Sejumlah media massa di Arab Saudi menunjukkan pembelaannya pada Israel. Alih-alih memberikan dukungam, media massa Saudi malan mengejek pidato Presiden Iran di konferensi anti-rasisme Durban II di Jenewa yang isinya mengecam kebiadaban Israel.
Dengan sinis pemimpin redaksi Sharq Al-Awsat-surat kabar paling laris di Saudi-Tareq Al-Homayed menyebut pidato Presiden Iran ironis. "Apakah Iran mengorbankan satu satu kurma untuk Palestina? Apakah Tehran kehilangan satu saja warganya dalam pertempuran enam hari melawan Israel?," kata Al-Homayed.
Surat kabar Saudi lainnya, Al Madina dalam editorialnya menulis bahwa presiden Iran bukan orang yang berkualitas untuk mengecam rasialisme Israel. "Presiden Iran sudah melakukan hal yang benar melontarkan tuduhan rasis pada Israel. Tapi Ahmadinejad tidak pada tempatnya mengatakan hal itu," tulis Al Madina.
Editorial surat kabar itu menyatakan bahwa Israel diakui sebagai negara agresor dan rasis. "Israel melakukan serangan hampir setiap hari ke tanah dan rakyat Palestina serta dataran tinggi Golan. Tapi Iran juga telah mendudui tanah-tanah Arab dan selama lebih dari 38 tahun menempatkannya dibawah dominasi Iran," kata Al-Madina.
Surat kabar itu menyebutkan pulau-pulau seperti pula Besar, Pulau Kecil Tunb dan Pulau Abu Musa yang terletak di dekat Selat Hormuz yang berada dibawah wilayah Iran sejak tahun 1971 dan belakangan diklaim sebagai pulau milik Emirat Arab.
Surat kabar Al Riyadh memuat tulisan kolomnisnya Youssef Al Koulait yang menyebut pidato Ahmadinejad yang berapi-api telah memicu reaksi keras. Dalam kolomnya, Kouloit mengatakan bahwa Israel-lah menjadi pemernang konferensi Durban II karena kebijakan politik Israel ternyata banyak yang melindungi. Sedangkan Islam, kata Kouloit, masih tetap dipandang sebagai agama terorisme dan fasisme.
Kecaman serupa terhadap pidato Ahmadinejad juga di lontarkan surat kabar Saudi Al Hayat. Surat kabar ini bahwa memberikan posisi khusus untuk komentar Kepala Intelejen Israel Mayor Jenderal Amos Yadlin. Dalam komentarnya yang dimuat Al Hayat, Yadlin mengatakan bahwa Iran adalah ancaman bagi negara-negara Arab moderat dan bagi Timur Tengah.
Selama berminggu-minggu sebelum pelaksanaan konferensi anti-rasis Durban II, media massa Arab Saudi sudah memuat berita-berita yang isinya mengkritik negara Iran. Iran dituding berambisi untuk meluaskan ekspansinya di kawasan Teluk dan dituduh melindungi para anggota al-Qaida yang ingin melakukan serangan terorisme ke Arab Saudi.
Media massa di Saudi cenderung menjadi corong pemerintah Saudi yang lebih pro Barat dan Israel ketimbang membela kepentingan negara-negara Islam dan Muslim. Kerajaan Saudi sejak lama juga selalu melontarkan kecurigaannya terhadap negara Iran. (ln/mol)